Suka Bersalut Duka

Bila ayah sudah tiada, aku yang jadi wali untuk dua adik kembar. Mereka berdua boleh pilih abang-abang yang lain kalau mereka mahu. Tapi mereka pilih aku. Itulah tanggungjawab yang perlu aku laksanakan.

Tiga saudara perempuan aku yang lain sempat diwalikan oleh ayah sendiri. Tugas wali yang pertama untuk adik (kakak si kembar) sudah lama selesai. Pada 21hh Mac 2015 yang lepas, tugas aku sebagai wali sudah capai titik noktah.

Lima saudara perempuan aku kini sudah jadi isteri orang. Yang sulung walau masih dikira muda sudah jadi opah. Emak sudah jadi moyang. Tapi arwah ayah tidak sempat menjadi tokyang. Arwah ayah hanya sempat lihat cucu, tidak cicitnya. Emak pada emak aku pula kini sudah ada piut.

Selamat pengantin baru buat adikku Nor Fadhilah dan suami.

selamat pengantin baru

Moga kalian berdua berbahagia selamanya sampai putus nyawa. Kalian berdua menjadi pasangan yang soleh dan solehah, pasangan yang diredhai ALLAH dan keturunan kalian juga terdiri dari mereka yang soleh dan solehah.

Tapi sungguh! Takdir ALLAH punya maksud yang tersendiri. Ada kebaikkan di dalam setiap takdir tapi manusia tidak tahu. Takdir sedih yang menimpa disangka petanda buruk. Lebih-lebih lagi bila takdir sedih hadir disaat diri sedang gembira dan bersuka ria.

Takdir ALLAH telah menimpa adikku. Hari kedua perkahwinannya yang penuh gembira telah disalut duka. Ibu mertuanya dipanggil mengadap ALLAH seusai kenduri sambut menantu. Air mata gembira adikku sudah bertukar menjadi air mata duka.

Apa yang dapat aku buat sebagai abang dan walinya. Kecuali hanya mampu mengusap kepala dan menepuk bahu mintanya bersabar. Aku hanya mampu berdoa minta agar ALLAH memberikan adikku ketabahan hati menempuh perjalanan hidup untuk hari-hari seterusnya.

Tidak ada buruknya perjalanan hidup suami isteri walau pada hari pernikahannya diselit kematian. Buruknya kehidupan berkeluarga hanya bila hubungan dan kehidupan seharian suami isteri tidak disandarkan kepada iman dan tidak diuruskan dengan ilmu.

Adikku Nor Fadhilah, kamu hanya perlu berganding bahu dengan suami untuk menambah ilmu dan memantapkan iman. Itulah yang akan membahagiakan kamu berdua walau pada awal pernikahan ditimpa takdir duka.

Selamat Pengantin Baru Dan Bersabarlah Dengan Ujian Allah

Share

3 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CommentLuv badge